Behind The Story "Live On The Moon"

Live On The Moon menceritakan tentang seorang pria yang begitu kehilangan sosok pujaan hatinya dan membuatnya selalu berharap suatu hari nanti ia akan kembali lagi kepadanya.
Sosoknya selalu ia tinggikan layaknya "sebuah berlian di dalam neraka".
Sang pujaan hati telah pergi entah kemana, membuat pria tersebut berpikir bahwa ia telah pergi dan menetap di bulan. Hadirnya tidak pernah bisa ia temukan lagi didalam dunianya, hingga akhhirnya ia menulis sebuah lagu dengan harapan lagu tersebut bisa mendarat tepat di bulan dan terdengar sampai ke telinga sang pujaan hati.

Proses pembuatan Live On The Moon terbilang cukup rumit, karna saat itu The Ragiels masih meraba konsep dan warna musik apa yang ingin mereka usungkan.
Terhitung telah terjadi beberapa perubahan mulai dari susunan part lagu dan bongkar pasang aransemen musik dalam proses pengerjaannya, diantaranya adalah part bridge sebelum reef yang tidak diikut sertakan dalam susunan lagu yang direkam. 
"Whats i need a crazy days, against with my pain".
Warna musik yang ditonjolkan dalam lagu Live On The Moon sangat terpengaruh dengan nuansa musik britpop glory 90-an dengan sound gitar Oasis yang sangat kental dan sedikit sentuhan Noise Psychedelic didalam beberapa part lagunya.

Susunan awal part lagu Live On The Moon

"Live On The Moon" ditulis oleh Joe Moreno dan menjadi lagu/single Music Video pertama yang dirilis dikanal Official Youtube The Ragiels,-

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Behind The Story "Lone Street"